CHJ Halal Group turut ambil bagian dalam ajang Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026 dengan menghadirkan sejumlah brand kuliner yang berada di bawah naungannya. Kehadiran grup ini menjadi salah satu daya tarik di sektor makanan dan minuman, khususnya bagi pengunjung yang tengah mencari peluang usaha berbasis kemitraan.
Dalam pameran tersebut, CHJ Halal Group menampilkan beberapa lini usaha, mulai dari Bakso KampungQu, Bakso Keliling, hingga Es Teller Kapten. Selain itu, terdapat pula Albait Chicken yang memperluas portofolio bisnis grup di segmen ayam goreng berbumbu khas Timur Tengah.
Masing-masing brand menawarkan model kemitraan dengan karakteristik berbeda. Di kategori bakso, misalnya, tersedia konsep gerobak maupun outlet permanen dengan sistem operasional yang telah disiapkan. Sementara di segmen minuman dan dessert, Es Teller Kapten menyasar pasar yang lebih fleksibel dengan kebutuhan ruang usaha yang relatif lebih ringkas.
1. Bakso KampungQu
Bakso KampungQu menjadi salah satu brand andalan di bawah CHJ Halal Group dengan fokus pada menu bakso dan makanan berkuah yang menyasar segmen keluarga. Konsepnya mengusung cita rasa khas rumahan dengan variasi seperti bakso halus, bakso urat, bakso telur, hingga paket mie ayam dan minuman pelengkap.
Dari sisi kemitraan, brand ini biasanya ditawarkan dalam bentuk outlet tetap, baik ruko maupun gerai di kawasan strategis. Sistem operasional, peralatan utama, hingga panduan resep telah disiapkan oleh manajemen pusat sehingga mitra dapat langsung menjalankan usaha dengan standar yang seragam.
2. Albait Chicken
Albait Chicken bermain di segmen ayam goreng crispy dengan sentuhan cita rasa khas Timur Tengah. Brand ini mencoba menawarkan diferensiasi lewat racikan bumbu dan konsep penyajian yang sedikit berbeda dari ayam goreng cepat saji pada umumnya.
Menu yang ditawarkan umumnya berupa paket ayam crispy dengan nasi, saus khas, serta pilihan paket hemat. Konsep outletnya fleksibel, bisa dalam bentuk booth maupun gerai permanen. Skema kemitraannya dirancang untuk menyasar pelaku usaha yang ingin masuk ke bisnis fast food dengan sistem yang sudah disiapkan pusat.
3. Bakso Keliling
Konsep Bakso Keliling menjadi opsi kemitraan dengan modal yang relatif lebih terjangkau. Model bisnis ini menggunakan gerobak atau konsep mobile, menyasar area perumahan, sekolah, hingga titik keramaian.
Keunggulan konsep keliling terletak pada fleksibilitas lokasi dan biaya operasional yang lebih ringan dibanding outlet permanen. Sistem suplai bahan baku dan panduan operasional tetap mengikuti standar pusat, namun mitra memiliki keleluasaan dalam menentukan area jualan sesuai potensi pasar.
4. Es Teller Kapten
Brand ini bergerak di segmen minuman dan dessert. Menu utamanya adalah es teller dengan berbagai topping buah, alpukat, kelapa, serta varian tambahan lain yang lebih kekinian.
Konsep bisnisnya relatif lebih simpel dibanding brand makanan berat karena kebutuhan dapur dan alat produksi lebih ringkas. Target pasarnya luas, mulai dari anak muda hingga keluarga. Model outlet bisa berupa booth kecil atau counter di pusat keramaian seperti mal dan area kuliner.
Partisipasi CHJ Halal Group di IFBC 2026 menunjukkan upaya ekspansi jaringan kemitraan sekaligus memperkenalkan variasi konsep bisnis kuliner kepada calon mitra. Melalui pameran ini, pengunjung dapat memperoleh informasi langsung mengenai skema kerja sama, kebutuhan investasi, serta gambaran operasional dari masing-masing brand yang ditawarkan.

