Industri makanan ringan selalu memiliki tempat tersendiri di hati konsumen Indonesia. Di antara berbagai pilihan camilan yang beredar, kue kering tetap menjadi salah satu produk yang memiliki daya tahan pasar kuat, baik untuk konsumsi harian, sajian tamu, hingga momen spesial seperti hari raya. Di tengah peluang tersebut, Ina Cookies hadir sebagai brand yang mengusung cita rasa rumahan dengan standar produksi yang terjaga dan variasi produk yang luas.
Ina Cookies dikenal dengan lini produk yang beragam, mulai dari kategori manis klasik seperti nastar, kastengel, dan putri salju, hingga varian cokelat premium, seri healthy, fruity, serta kemasan eksklusif dalam bentuk gold dan signature collection. Ragam ini memungkinkan brand menjangkau berbagai segmen pasar, mulai dari keluarga, komunitas, hingga kebutuhan hampers dan corporate gift. Dengan positioning sebagai “cookies keluarga Indonesia”, Ina Cookies membangun citra sebagai produk yang familiar sekaligus bernilai.
Pada ajang IFBC 2026, Ina Cookies menghadirkan program kemitraan bertajuk “Cuan Bersama Ina Cookies” dengan dua skema promo utama yang dirancang untuk mempercepat langkah mitra baru, yakni paket diskon 15 persen (Star 1) dan 21 persen (Star 2). Skema ini dirancang bagi calon mitra yang ingin memulai usaha dengan modal terstruktur dan dukungan brand yang sudah dikenal. Dalam paket kemitraan yang ditawarkan, mitra tidak hanya mendapatkan produk dalam jumlah tertentu, tetapi juga starter kit yang mencakup perangkat display dan materi promosi, sehingga memungkinkan usaha dijalankan dari rumah maupun skala kecil secara langsung.
Skema 15 persen (Star 1) ditujukan bagi calon mitra yang ingin memulai dengan modal lebih ringan namun tetap mendapatkan dukungan operasional dasar. Dalam paket ini, mitra memperoleh potongan harga 15 persen dari harga normal pendaftaran, sekaligus mendapatkan produk Ina Cookies Gold dalam jumlah tertentu beserta starter kit penjualan. Starter kit tersebut mencakup perlengkapan pendukung seperti rak display, materi promosi (roll banner, brosur, akrilik display), shopping bag, serta produk tester untuk membantu aktivitas promosi awal. Skema ini cocok bagi pemula yang ingin menjalankan penjualan dari rumah, sistem pre-order, atau skala komunitas dengan risiko awal yang lebih terkontrol.
Sementara itu, skema 21 persen (Star 2) menawarkan potongan harga yang lebih besar dengan volume produk dan dukungan promosi yang lebih lengkap. Selain diskon 21 persen dari harga normal, mitra mendapatkan jumlah produk lebih banyak dibanding paket 15 persen, sehingga margin potensi penjualan menjadi lebih optimal sejak awal. Starter kit pada paket ini juga lebih komprehensif, mencakup materi promosi tambahan dan perlengkapan display yang memungkinkan mitra tampil lebih profesional. Dengan stok awal yang lebih besar, paket ini menyasar calon mitra yang ingin langsung bergerak agresif di pasar, baik melalui penjualan offline, reseller jaringan, maupun pemasaran digital.
Model ini menarik karena memadukan dua faktor utama: kekuatan brand yang telah memiliki pasar, serta sistem distribusi yang relatif sederhana. Cookies termasuk produk dengan potensi repeat order tinggi, terutama menjelang hari raya dan momen musiman. Selain itu, variasi produk yang banyak membuka peluang bundling dan strategi upselling bagi mitra.
Bagi pengunjung IFBC 2026 yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai sistem kemitraan, struktur harga, margin, hingga strategi pemasaran yang direkomendasikan, Ina Cookies membuka ruang konsultasi langsung di booth pameran. Program khusus selama periode IFBC menjadi bagian dari strategi brand untuk memperluas jaringan mitra sekaligus memperkuat distribusi di berbagai wilayah.

