Tren makanan cepat saji dengan konsep rice box masih menjadi pilihan favorit masyarakat urban yang menginginkan sajian praktis, lezat, dan terjangkau. Melihat peluang tersebut, Oto Bento turut meramaikan ajang Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026 dengan membawa konsep usaha kuliner yang simpel dan potensial.
Digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, partisipasi Oto Bento menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan kemitraan sekaligus memperkenalkan model bisnis rice box yang fleksibel dan mudah dijalankan.
Mengusung konsep makanan ala Jepang yang telah disesuaikan dengan selera lokal, Oto Bento menghadirkan berbagai pilihan menu seperti chicken katsu, beef teriyaki, hingga varian sambal kekinian dalam kemasan praktis. Target pasarnya pun luas, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan makanan cepat dengan harga ramah di kantong.
Nilai investasi yang ditawarkan oleh Oto Bento dalam pameran kali ini, meliputi Mini Resto di angka Rp 225 juta, Resto di angka Rp 325 juta, dan Cafe and Resto di angka Rp 425 juta. Investasi tersebut sudah mencakup fasilitas resto (meja, kursi, peralatan dapur, media promosi) serta training dan pendampingan.
Kelebihan Oto Bento juga terletak pada kualitas produknya yang siap saji tanpa tambahan bahan pengawet, namun tetap memiliki daya tahan hingga enam bulan. Standar mutu dan keamanannya pun telah teruji melalui sertifikasi Halal MUI, NKV, HACCP, serta perlindungan HKI, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan lebih bagi mitra maupun konsumen.
Keikutsertaan Oto Bento dalam Indonesia Franchise 2025 menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan industri waralaba nasional. Dengan konsep bisnis yang praktis, produk berkualitas, serta dukungan operasional yang komprehensif, Oto Bento terus membuka kesempatan bagi calon pengusaha untuk bergabung dan berkembang bersama dalam jaringan bisnis kuliner yang berkelanjutan, terpercaya, dan menguntungkan.

