Kehadiran Satu Persen di ajang IFBC bukan hadir dalam bentuk penawaran kemitraan bisnis seperti kebanyakan tenant lain, melainkan membawa sesuatu yang lebih mendasar dan strategis yaitu membantu calon pengusaha memahami dirinya sendiri sebelum memilih bisnis. Melalui Psikotes IFBC 2026 yang dapat diakses secara digital, Satu Persen memposisikan diri sebagai mitra reflektif bagi pengunjung, khususnya pengusaha pemula, agar tidak sekadar ikut tren, tetapi benar-benar mengambil keputusan bisnis yang selaras dengan kepribadian, gaya kepemimpinan, dan profil risikonya.
Pendekatan ini berangkat dari kesadaran bahwa kegagalan bisnis sering kali bukan semata karena produk atau modal, melainkan karena ketidaksesuaian antara karakter individu dengan model bisnis yang dijalankan. Di titik inilah Satu Persen hadir, menawarkan tes kepribadian bisnis yang membantu pengunjung IFBC mengenali tipe dirinya, kecenderungan pengambilan keputusan, hingga sektor industri yang paling cocok, baik F&B, ritel, jasa, maupun bidang lainnya. Hasil psikotes tersebut kemudian menjadi panduan awal agar kunjungan ke pameran tidak lagi acak, tetapi lebih terarah dan efisien.
Dalam konteks IFBC sebagai ruang pertemuan berbagai peluang usaha dan franchise, peran Satu Persen menjadi semacam “kompas awal”. Sebelum seseorang tergoda oleh angka omzet, janji balik modal cepat, atau popularitas sebuah brand, ia diajak berhenti sejenak untuk memahami tentang bisnis seperti apa yang benar-benar bisa ia jalani secara berkelanjutan. Dengan demikian, IFBC tidak hanya menjadi etalase peluang bisnis, tetapi juga ruang pembelajaran yang lebih manusiawi dan sadar diri.
Melalui pendekatan psikologis dan edukatif ini, Satu Persen menunjukkan bahwa membangun bisnis bukan hanya soal memilih brand, tetapi juga tentang kesiapan mental, kecocokan karakter, dan arah hidup. Kehadirannya di IFBC memperkaya ekosistem pameran bisnis dengan perspektif yang lebih dalam: bahwa keputusan bisnis yang baik selalu berangkat dari pemahaman diri yang jujur dan matang.

