Ribuan Pengunjung Padati IFBC Yogyakarta! Sukses Berikan Referensi Peluang Usaha Terkini - IFBC Expo
Info

IFBC 2026 Surabaya hadir 11-13 Sep di Grand City Convex! Temukan peluang usahamu! Tiket harian hanya 30rb! Yuk eksplor peluang usaha di IFBC Sby! Tiket terusan 40rb! Nikmati 3 hari penuh inspirasi bisnis di Grand City Convex! Ratusan peluang usaha siap menyambutmu di IFBC Surabaya 2026! Dari F&B hingga retail, temukan peluang bisnis di IFBC Surabaya! Cari franchise dan kemitraan? Hadiri IFBC Surabaya 2026! Dari otomotif, laundry, hingga jasa, semua ada di IFBC 2026 Surabaya! Pameran bisnis terbesar hadir di Surabaya, jangan sampai terlewat! Ajak keluarga dan teman cari peluang usaha di IFBC 2026 Surabaya! Surabaya siap jadi pusat peluang usaha pameran franchise pada 11-13 Sept 2026! Rangkaian IFBC 2026 mulai dari Jakarta, Palembang, Bandung, Jogja hingga Surabaya! Temukan peluang usaha terbaik di IFBC 2026, digelar 6 kali sepanjang tahun! IFBC 2026 siap bantu kamu memulai bisnis, hadir di Jakarta, Palembang, Bandung, Jogja & Surabaya! Mulai rencanakan kunjunganmu ke IFBC 2026! Pameran bisnis terbesar sepanjang tahun! Ratusan inspirasi bisnis menanti di IFBC 2026! Pilih kota dan tanggal favoritmu! IFBC 2026 kembali hadir lebih besar! Enam event, lima kota, peluang tanpa batas! Mau mulai bisnis ditahun baru? IFBC 2026 jawabannya! Hadir di 5 kota besar Indonesia! Tahun baru, awal baru untuk kamu menjadi pengusaha dengan datang ke pameran IFBC 2026! IFBC 2026 Jakarta1: 13–15 Februari 2026 IFBC 2026 Palembang: 17–19 April 2026 IFBC 2026 Bandung: 29–31 Mei 2026 IFBC 2026 Yogyakarta: 3–5 Juli 2026 IFBC 2026 Surabaya: 11–13 September 2026 IFBC 2026 Jakarta2: 6–8 November 2026

Juli 17, 2026

Ribuan Pengunjung Padati IFBC Yogyakarta! Sukses Berikan Referensi Peluang Usaha Terkini

Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026 Yogyakarta sukses diselenggarakan pada 3–5 Juli 2026 lalu di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Sebagai salah satu rangkaian pameran peluang usaha terbesar dan terlengkap di Indonesia, IFBC kembali menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, investor, UMKM, akademisi, hingga masyarakat yang ingin memulai bisnis melalui berbagai konsep waralaba, kemitraan, lisensi, dan peluang usaha dari berbagai sektor industri.

Mengusung tema “Grow Beyond Boundaries”, IFBC 2026 Yogyakarta menghadirkan 119 merek usaha nasional yang menawarkan beragam peluang bisnis sekaligus menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong lahirnya wirausaha baru di Indonesia. Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung tidak hanya memperoleh akses terhadap berbagai peluang investasi, tetapi juga mendapatkan edukasi seputar kewirausahaan, strategi bisnis, pengembangan merek, hingga konsultasi usaha bersama para praktisi dan pelaku industri.

Diselenggarakan oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bersama Neo Expo Promosindo, penyelenggaraan IFBC 2026 Yogyakarta menjadi rangkaian pameran ke-179, dan mendapat dukungan dari berbagai kementerian dan institusi, di antaranya Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia, serta BRImo sebagai solusi keuangan digital.

Opening Ceremony yang berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026 dibuka dengan pawai maskot peserta pameran yang diikuti berbagai merek usaha, dilanjutkan penampilan tari tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan budaya Nusantara. Suasana pembukaan semakin khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Syukur, yang mencerminkan semangat persatuan dalam membangun ekonomi nasional melalui kewirausahaan, acara dilanjut dengan sambutan oleh para pemangku kepentingan yakni Ketua Kehormatan Asosiasi Franchise Indonesia Drs. Anang Sukandar, CFE, Ketua Umum CEO Business Forum Indonesia, Wakil Ketua Bidang Perdagangan APINDO, sekaligus Advisor Asosiasi Franchise Indonesia Jahja B. Soenarjo, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Kusno Wibowo, dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia yang diwakili oleh Temmy Satya Permana.

Dalam sambutannya, Jahja B. Soenarjo, Ketua Umum CEO Business Forum Indonesia, Wakil Ketua Bidang Perdagangan APINDO, sekaligus Advisor Asosiasi Franchise Indonesia, menegaskan bahwa pengembangan kewirausahaan harus dibangun melalui sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.

“Waralaba dan kemitraan merupakan instrumen penting dalam mempercepat lahirnya pelaku usaha baru. Ketika ekosistem bisnis dibangun secara kolaboratif, maka pertumbuhan ekonomi yang inklusif akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Anang Sukandar, CFE, Ketua Kehormatan Asosiasi Franchise Indonesia, menekankan bahwa waralaba bukan sekadar model ekspansi bisnis, melainkan sebuah sistem usaha yang telah teruji.

“Waralaba sejatinya bukanlah sekadar taktik penjualan instan, melainkan strategi pengembangan usaha berbasis kemitraan yang telah terbukti berhasil. Sebuah konsep bisnis idealnya telah berjalan dan menghasilkan keuntungan secara konsisten sebelum ditawarkan kepada calon mitra,” jelasnya.

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Kusno Wibowo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DIY turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya IFBC di Yogyakarta. Menurutnya, kewirausahaan tidak hanya diukur dari jumlah pelaku usaha yang lahir, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk melihat peluang dan beradaptasi terhadap perubahan.

“Kewirausahaan bukan semata tentang membuka usaha baru, tetapi bagaimana masyarakat memiliki keberanian mengambil peluang, berinovasi, dan terus beradaptasi di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung begitu cepat,” ungkapnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia yang diwakili oleh Temmy Satya Permana, Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa IFBC menjadi salah satu ruang kolaborasi strategis yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan calon investor maupun mitra bisnis.

“Pameran seperti IFBC memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional. Selain memperluas akses kemitraan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi UMKM untuk berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperluas pasar,” katanya.

Acara dilanjut dengan pemberian penghargaan kepada pelaku usaha lokal, hal ini bertujuan sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha lokal yang berhasil membangun merek dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. IFBC 2026 Yogyakarta menganugerahkan penghargaan IFBC Local Brand Yogyakarta kepada Melia Laundry, Hawkers Cheese Steak, Simply Fresh Laundry, dan Gudeg Yu Djum Jogja.

Prosesi pembukaan kemudian ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya pameran IFBC 2026 Yogyakarta, yang dilanjutkan dengan kunjungan para tamu kehormatan ke area pameran untuk melihat secara langsung berbagai konsep bisnis, inovasi produk, dan peluang kemitraan yang ditawarkan para peserta.

Selama tiga hari penyelenggaraan, IFBC 2026 Yogyakarta menjadi ruang interaksi antara pemilik merek, investor, calon mitra, akademisi, serta masyarakat umum yang memiliki minat terhadap dunia usaha. Berbagai seminar bisnis, sesi konsultasi, business matching, hingga program edukasi kewirausahaan turut memperkaya pengalaman pengunjung dalam memahami dunia bisnis secara lebih komprehensif.

Ragam Pilihan Bisnis dalam Satu Atap di IFBC Yogyakarta

Selama tiga hari penyelenggaraan, Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026 Yogyakarta berhasil menghadirkan ratusan peluang usaha dari berbagai sektor industri yang menjadi referensi bisnis bagi masyarakat Yogyakarta, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Pengunjung memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pemilik merek, mempelajari konsep bisnis, hingga menjajaki peluang kemitraan dan investasi yang sesuai dengan minat maupun kemampuan modal.

Pada sektor retail dan kebutuhan sehari-hari contohnya, sejumlah brand nasional seperti Indomaret, Alfamart, dan Depo Air Minum Biru menjadi salah satu daya tarik utama. Ketiga merek tersebut memperkenalkan konsep bisnis yang telah teruji dan membuka kesempatan bagi calon mitra untuk memahami sistem operasional serta prospek bisnis retail modern di Indonesia.

Di kategori laundry profesional, pengunjung juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap berbagai konsep usaha yang ditawarkan oleh Netto Laundromat, LG Commercial Laundry, Maytag, Maxpress Laundromat, Melia Laundry, Laundrypedia, hingga Quick Laundry. Kehadiran berbagai merek tersebut memberikan gambaran mengenai peluang bisnis berbasis layanan harian yang terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan praktis.

Sektor minuman kekinian menjadi salah satu kategori yang ramai dikunjungi. Berbagai brand seperti Ducok & Pucok Juara, Teman Coffee, Sekian Kopi, Kopi Tengah Keliling, Bingxue, Teh2Tang, Teh Tarik Peranakan, Matcharo, Kopi Sewindu, Teman Nongkrong, Teman Ice Cream & Tea, dan Teman Minum menghadirkan beragam konsep bisnis dengan karakter pasar yang terus berkembang dan diminati berbagai kalangan.

Tidak kalah menarik, kategori kuliner nusantara menghadirkan beragam pilihan usaha mulai dari Si Paling (Padang Keliling), Waroeng Ayam Abang Plus, Tahu Go!, Soto Betawi Bang Rano, Warkop Agam Medan, Kantin Ibukost, Warkopoint, Pesta Laut Seafood, Bebek Goreng Haji Yogi, Warkop 88, Kharisma Bahari, Putri Bahari, Subsidi Bahari, Bebek Sambal Nusantara, Warkop Kharisma Bahari, Selera Bahari, Pagaruyuang, Selera Sambal, Warkop Sudut Temu, hingga Bebek Terminal. Berbagai konsep tersebut menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin memulai usaha kuliner dengan cita rasa khas Indonesia.

Pada segmen kuliner modern, pengunjung mengeksplorasi berbagai peluang usaha dari Kebab Turki Babarafi, Container Kebab, Burger Bangor, Bacaga Resto, Suki Hiro, Eat Viral, You Love Mee, Just Do Eat, Yummy Pedia, dan Papa Ron’s. Beragam konsep bisnis yang ditawarkan menunjukkan perkembangan industri makanan modern yang terus beradaptasi dengan tren dan preferensi konsumen.

Sementara itu, kategori jajanan viral turut menjadi magnet pengunjung melalui kehadiran Gemoy Coin, Gemowchi, Yummy Coin, Kumori, Pang Waffle, Yummy Go, Cheezy Coin, Goku Fuwa, Chikyo, Goldang, Xiji, dan Martabak Ningrat. Selain itu, Ina Cookies juga memperkenalkan lini produknya melalui Pie Nastar Naslem, Kukids, dan Ina Mini Cookies, yang menawarkan peluang usaha di segmen kue dan camilan premium.

Pada sektor kesehatan dan kecantikan, IFBC 2026 Yogyakarta menghadirkan berbagai pilihan bisnis seperti Dawa Herbal, Tjap Nyonya Kaya, Mash Moshem Indonesia, Pijat Keluarga Ningrat, Apotek Farmakita, King Barber, Skinpedia, dan Bodylook Pilates. Sementara itu, bagi pengunjung yang juga disajikan referensi pada sektor pendidikan, yakni Ohxem Edu My yang memperkenalkan konsep bisnis pendidikan yang dapat menjadi alternatif investasi jangka panjang.

IFBC 2026 Yogyakarta juga menghadirkan sektor pendukung lainnya, seperti Bulog yang memperkenalkan berbagai solusi terkait logistik dan ketahanan pangan dengan menawarkan Rumah Pangan Kita (RPK). Pada kategori otomotif, hadir Kabuki Auto Shop, Glossmate, dan Scudetto yang menawarkan peluang kemitraan di bidang perawatan kendaraan. Sementara itu, sektor lifestyle diramaikan oleh Selfinity dan King Billiard, sedangkan Maxim tawarkan peluang usaha di bidang transportasi online berbasis area pengelolaan. Berbagai layanan penunjang bisnis juga diperkenalkan oleh Printbox, BPDP, dan Verona, sehingga semakin melengkapi ragam peluang usaha yang tersedia selama pameran berlangsung.

Perkaya Wawasan Pengunjung! IFBC Hadirkan Seminar dan Talkshow Inspiratif 

Selain menghadirkan beragam peluang usaha, IFBC 2026 Yogyakarta juga sukses menyelenggarakan berbagai seminar, talkshow, dan sesi edukatif yang diikuti antusias oleh para pengunjung. Selama tiga hari penyelenggaraan, program-program tersebut menjadi ruang berbagi wawasan mengenai strategi membangun usaha, pengembangan merek, hingga transformasi bisnis menuju sistem yang lebih berkelanjutan.

Asosiasi Franchise Indonesia menghadirkan seminar “Tips Memilih Franchise yang Tepat untuk Bisnis Berkelanjutan” serta “Strategi Membangun Penghasilan Tambahan”, yang membahas berbagai pertimbangan penting sebelum memulai investasi di sektor waralaba.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia memberikan edukasi melalui seminar “Pentingnya Hak Merek dalam Pengembangan dan Perlindungan Usaha”, yang mengupas pentingnya perlindungan kekayaan intelektual sebagai salah satu fondasi pengembangan bisnis jangka panjang.

Kolaborasi antara Asosiasi Franchise Indonesia, bersama PLUT KUMKM Daerah Istimewa Yogyakarta juga menghadirkan seminar “UMKM Go Franchise: Level Up Your Business!”, yang dapat memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah transformasi UMKM menuju sistem waralaba yang lebih terstruktur dan berdaya saing.

IFBC juga menghadirkan edukasi purnabakti untuk pengunjung yang hadir dan sedang mempersiapkan masa pensiun, dengan pembahasan seminar “Wirausaha Purnabakti: Kiat Memilih Usaha untuk Persiapan Masa Pensiun”, yang memberikan berbagai referensi pembelajaran terkait peluang usaha bagi para calon wirausaha purnabakti.

Program Inspira Talks juga menjadi salah satu sesi favorit selama pameran. Melalui tema “Peluang Bagus Jangka Panjang Bisnis Minuman Rempah di Indonesia”, dengan Dawa Herbal membagikan pengalaman membangun bisnis berbasis produk herbal lokal. Sementara itu, sesi “Berani Jadi Entrepreneur Sejak Muda” bersama Tjap Nyonya Kaya dan Ryu Kintaro berhasil menginspirasi generasi muda untuk mulai membangun usaha sejak dini.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekosistem kewirausahaan daerah, IFBC 2026 Yogyakarta juga menghadirkan talkshow “Menumbuhkan Generasi Wirausaha Baru untuk Jogja yang Lebih Maju” bersama HIPMI Yogyakarta. Diskusi tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dunia usaha, dan generasi muda dalam menciptakan iklim kewirausahaan yang semakin inklusif dan berkelanjutan.

Melalui rangkaian seminar dan talkshow tersebut, IFBC 2026 Yogyakarta tidak hanya menjadi ajang mempertemukan peluang bisnis dengan calon investor, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, kolaborasi, dan inspirasi yang memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.

Total Pengunjung & Transaksi Pameran IFBC 2026 Yogyakarta

Pameran IFBC 2026 Yogyakarta yang diselenggarakan di Jogja Expo Center, berhasil menyerap 3.707 pengujung terhitung dalam tiga hari pelaksanaan pameran, di mulai pada Jumat (03/07/2026) hingga Minggu (05/74/2026). 

Tercatat total transaksi sementara mencapai angka Rp 184.053.858.500 dan akan terus bertambah. Penyelenggaraan pameran IFBC 2026 Yogyakarta ini diharapkan dapat menjadi pelopor pusat pelayanan kewirausahaan dan waralaba yang turut mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi nasional seluas-luasnya di seluruh Indonesia.

Kamu melewatkan kesempatan memulai bisnis dengan berbagai penawaran menariknya di Yogyakarta? Nantikan kegiatan national roadshow lainnya yang akan berlangsung di Surabaya 11-13 September 2026 di Grand City Convex. Untuk informasi lebih lanjut hubungi Neo Promosindo pada nomor kontak 0811-1747-484.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
1