Burger Bangor kembali meramaikan ajang Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026 yang digelar di ICE BSD pada 13–15 Februari 2026 dengan menawarkan peluang kemitraan mulai dari Rp120 jutaan. Kehadiran brand burger lokal ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah tingginya minat masyarakat terhadap bisnis kuliner cepat saji yang telah memiliki sistem teruji.
Sebagai jenama burger lokal dengan kualitas premium, tapi tetap ramah di kantong, Burger Bangor kini telah memiliki lebih dari 30 outlet yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa konsep dan produknya mampu bersaing di pasar nasional. Melalui IFBC 2026, Burger Bangor membuka peluang bagi masyarakat yang ingin memiliki usaha kuliner dengan model bisnis yang sudah matang dan terstandarisasi.
Mengusung konsep burger halal berbahan dasar 100 persen premium beef yang rendah lemak, Burger Bangor menawarkan harga terjangkau mulai dari Rp13 ribuan. Menu khas seperti Jelata, Juragan, Ningrat, hingga Sultan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga memperkuat identitas lokal dalam sajian burger bergaya internasional.
Dalam pameran ini, Burger Bangor menghadirkan paket kemitraan spesial mulai dari Rp120 juta. Paket tersebut sudah mencakup pelatihan tim, desain outlet, dukungan promosi, hingga pasokan bahan baku yang terstandar. Skema ini diklaim sebagai non-risk investment dengan potensi keuntungan hingga Rp50 juta, sekaligus masuk dalam kategori investasi di bawah Rp200 juta—menjadikannya peluang menarik bagi pelaku usaha pemula di sektor Food and Beverage (FnB) yang ingin memulai bisnis dengan risiko lebih terukur.

