Kuliner Nusantara terus menunjukkan daya tarik kuat di tengah maraknya makanan modern dan internasiona. Membawa semangat tersebut, franchise dengan konsep nasi padang keliling (Sipaling) hadir di ajang Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026 yang berlangsung di ICE BSD 13 hingga 15 Februari 2026 dengan menawarkan konsep usaha masakan Padang yang lebih praktis, ringkas, dan mudah dijalankan.
Partisipasi ini menjadi momentum bagi Sipaling untuk memperluas jaringan sekaligus membuka peluang kemitraan bagi pelaku usaha yang ingin terjun ke bisnis kuliner tradisional dengan sistem yang lebih modern.
Mengusung konsep operasional yang efisien, Sipaling menghadirkan menu khas seperti rendang, ayam pop, gulai ayam, hingga berbagai sambal khas Minang dalam format yang lebih praktis. Penyajian dirancang cepat dan konsisten, sehingga cocok untuk lokasi strategis seperti area perkantoran, kampus, hingga kawasan hunian padat.
Keunggulan utama brand ini terletak pada adaptasi konsep “keliling” yang dikemas lebih profesional. Dengan standar resep terpusat dan dukungan manajemen yang terstruktur, mitra tidak hanya menjual cita rasa autentik, tetapi juga menjalankan bisnis dengan sistem yang sudah teruji.
Terdapat dua pilihan transportasi, yaitu bajaj dengan nilai investasi mulai dari Rp 85 juta dan sepeda listrik mulai dari Rp 37 juta.
Model investasi yang fleksibel menjadi daya tarik tersendiri. Calon mitra dapat menyesuaikan skala usaha dengan modal dan target pasar di wilayahnya. Hal ini membuka peluang bagi wirausaha pemula maupun investor yang ingin menambah portofolio bisnis kuliner.
Partisipasi di IFBC 2026 menunjukkan optimisme Sipaling terhadap potensi kuliner lokal yang tetap relevan dan memiliki pasar luas. Di tengah tren makanan kekinian, masakan Padang tetap menjadi pilihan favorit masyarakat lintas generasi.

