Pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026 kembali menjadi ajang strategis bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan dan menarik investor baru. Dalam gelaran yang berlangsung di ICE BSD pada 13–15 Februari 2026 tersebut, PT Indotama Makmurjaya Sukses tampil membawa enam lini brand kemitraan andalannya yang menyasar berbagai segmen pasar kuliner.
Partisipasi ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan peluang usaha yang variatif, mulai dari segmen premium hingga konsep makanan merakyat yang telah terbukti memiliki pasar kuat di Indonesia.
Ragam Brand, Ragam Segmentasi Pasar
Salah satu brand yang dibawa adalah LUISANT ARTISAN MILK TEA, konsep natural milk tea dengan positioning modern yang menyasar pasar menengah. Melengkapi lini tersebut, LUISANT COFFEE hadir sebagai unit bisnis minuman teh susu yang dibuat alami yang dirancang untuk mengikuti tren konsumsi teh buatan tangan kekinian di kalangan generasi muda.
Dengan menawarkan investasi mulai dari Rp 79,9 juta untuk paket Tea Island, 218,7 juta untuk paket Tea Store, dan yang tertinggi Rp 634,7 juta untuk paket Proper Tea Outlet.
Di segmen makanan khas Nusantara, perusahaan menghadirkan Bebek Cabe Rawit, yang mengusung menu bebek dengan cita rasa pedas khas Indonesia. Brand ini menyasar pecinta kuliner tradisional dengan konsep yang lebih praktis dan scalable untuk sistem kemitraan.
Hadirkan promo terbatas meliputi paket gerobak dengan investasi Rp 73,3 juta dan outlet di angka Rp 173,3 juta.
Sementara itu, Al Mazzeh menawarkan pilihan menu bernuansa Timur Tengah yang menyasar pasar berbeda dengan diferensiasi rasa dan konsep outlet yang khas. Dengan menghadirkan promo kemitraan senilai Rp 92,7 juta selama pameran berlangsung.
Keberagaman ini memperlihatkan strategi diversifikasi PT Indotama Makmurjaya Sukses dalam menangkap peluang di berbagai ceruk pasar.
Untuk segmen makanan cepat saji harian, Makan Dulu hadir dengan konsep menu yang sederhana, cepat, dan terjangkau. Sedangkan Warteg Iklas Bahari membawa kekuatan brand warteg yang sudah familiar di masyarakat, namun dikemas dengan sistem kemitraan yang lebih modern dan terstandarisasi.
Strategi Ekspansi Lewat Kemitraan
Melalui IFBC 2026, PT Indotama Makmurjaya Sukses menawarkan sistem kemitraan dengan dukungan operasional, standar bahan baku, hingga pelatihan manajemen bagi calon mitra. Model bisnis ini dirancang agar dapat dioperasikan baik oleh pengusaha pemula maupun investor yang ingin melakukan ekspansi portofolio bisnis di sektor Food and Beverage (FnB).
Keikutsertaan perusahaan dalam pameran ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan brand sekaligus memperkuat posisi sebagai holding kemitraan yang memiliki portofolio multi-segmen.
Dengan membawa enam brand sekaligus, PT Indotama Makmurjaya Sukses menunjukkan kesiapan bersaing di industri kemitraan kuliner yang semakin kompetitif.

