Pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) Bandung 2026 resmi dibuka pada Jumat (29/5/2026) di Sudirman Grand Ballroom, Bandung. Mengusung tema “Grow Beyond Boundaries”, pameran ini kembali menjadi wadah bagi pelaku usaha, investor, serta masyarakat untuk menemukan berbagai peluang bisnis dan kemitraan dari beragam sektor industri.
Rangkaian opening ceremony diawali dengan penampilan Angklung Parade yang dibawakan oleh PSBM Perempuan Seni Budaya Nusantara. Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan Tari Topeng khas Jawa Barat oleh Sanggar Melati Bandung yang memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para tamu undangan dan peserta pameran.
Setelah penampilan pembuka, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Drs. Anang Sukandar, CFE. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mendorong produk Indonesia untuk mampu menembus pasar global tidak hanya sebagai bahan baku, tetapi sebagai produk jadi yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Menurutnya, Indonesia harus mulai berorientasi pada ekspor produk akhir yang memiliki identitas dan keunikan tersendiri. Keunikan suatu produk maupun perusahaan perlu terus dijaga sebagai ciri khas yang mampu meningkatkan daya saing di pasar internasional.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti IFBC memiliki peran penting dalam mempertemukan ide, jejaring, dan peluang usaha yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga menyoroti besarnya potensi Jawa Barat yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 51 juta jiwa sebagai kekuatan pasar sekaligus modal pengembangan kewirausahaan di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat, dan media dalam memperkuat ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, B.A., M.Sc., mengapresiasi penyelenggaraan IFBC sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan rasio kewirausahaan nasional. Ia menyampaikan bahwa rasio kewirausahaan Indonesia saat ini masih berada di kisaran 3,29 persen dan perlu terus ditingkatkan hingga mencapai 10 hingga 12 persen agar Indonesia mampu menjadi negara maju. Menurutnya, keberhasilan berbagai pelaku usaha yang berkembang melalui sistem kemitraan dan waralaba dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka sendiri.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan kewirausahaan daerah. Penghargaan IFBC Local Brand West Java diberikan kepada Eiger Indo, Richeese Factory, dan Restu Mande. Sementara itu, kategori IFBC Business Support diberikan kepada PT Kereta Api Indonesia dan PT Pos Properti Indonesia atas dukungannya terhadap pengembangan ekosistem bisnis nasional.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol resmi dibukanya pameran IFBC Bandung 2026. Melalui tema “Grow Beyond Boundaries”, IFBC Bandung 2026 diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi, peluang investasi, dan semangat kewirausahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
May 29, 2026
IFBC Bandung 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Akselerasi Kewirausahaan dan Peluang Bisnis

