Di tengah tingginya kesadaran hidup sehat, konsumsi Air Minum Isi Ulang (DAM) di tingkat rumah tangga di Indonesia melonjak hingga 34%, jauh melampaui porsi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang hanya 9%. Mengantisipasi tren kebutuhan primer yang bersifat demand-driven ini, Franchise Depo Air Minum BIRU hadir sebagai pelopor sekaligus market leader nomor 1 di Indonesia dengan jaringan mencapai 831 gerai per akhir 2025. Melalui konsep penggabungan pabrik dan toko, BIRU mampu menyajikan air minum berkualitas prima setingkat AMDK dengan harga sepertiga lebih murah menggunakan 100% Teknologi Ozon. Bisnis ini menawarkan kepastian investasi yang menjanjikan dengan potensi gross margin di atas 65% dan keuntungan kas bersih mencapai lebih dari Rp10 juta per bulan.
Berdasarkan rincian finansial resmi, total nilai investasi awal yang diperlukan untuk mendirikan satu gerai mandiri adalah sebesar Rp634.098.600 (sudah termasuk PPN 11%). Akumulasi modal tersebut mencakup Imbalan Waralaba (Franchise Fee) sebesar Rp88 juta untuk masa kontrak 10 tahun, Sewa Mesin Ozon Teknologi USA senilai Rp172,26 juta, serta Biaya Start-Up Usaha sebesar Rp311 juta yang dialokasikan untuk desain gerai, peralatan, instalasi, dan persiapan pembukaan. Bagi calon investor yang tertarik, persyaratan lokasi utama meliputi luas lahan ideal sekitar 90–120 m² dengan area parkir minimal untuk 3 mobil. Seluruh mitra akan mendapatkan dukungan berkelanjutan, mulai dari studi kelayakan, pelatihan operasional, pemeliharaan teknis, hingga strategi pemasaran nasional terpusat.

